Central Cat's News
Penyakit & Pencegahan

Apa Itu Ringworm pada Kucing dan Bagaimana Mengatasinya?

Apa Itu Ringworm pada Kucing dan Bagaimana Mengatasinya?

Ringworm pada kucing adalah infeksi jamur kulit menular yang menyerang jaringan luar seperti bulu, kulit, dan kuku anabul. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya area botak melingkar, kulit bersisik, dan kemerahan yang sering membuat kucing merasa gatal atau tidak nyaman. Karena sifatnya yang zoonosis (bisa menular dari hewan ke manusia), memahami penyakit kulit ini sangat penting bagi setiap pemilik kucing.

Meskipun namanya mengandung kata “worm” (cacing), penyakit ini sama sekali tidak disebabkan oleh cacing, melainkan oleh jamur golongan dermatofit, seperti Microsporum canis. Jamur ini bertahan hidup dengan memakan keratin, protein yang melimpah pada kulit dan bulu kucing.

Bagaimana Cara Ringworm Menular pada Kucing?

Spora jamur penyebab ringworm sangat tangguh dan bisa bertahan hidup di lingkungan bebas hingga berbulan-bulan. Penularan ringworm pada kucing umumnya terjadi melalui beberapa cara berikut:

  • Kontak Langsung: Kucing sehat menyentuh atau bermain dengan kucing lain yang sedang terinfeksi ringworm.
  • Kontak Tidak Langsung: Spora jamur menempel pada benda-benda di sekitar kucing, seperti sisir, kasur kucing, handuk, mainan, atau kandang.
  • Lingkungan yang Lembap: Ruangan atau kandang yang lembap dan kurang terkena sinar matahari menjadi tempat favorit jamur untuk berkembang biak dengan cepat.

Apa Saja Gejala Ringworm yang Perlu Diwaspadai?

Gejala ringworm terkadang mirip dengan masalah kulit lainnya, namun ada beberapa tanda khas yang bisa Anda perhatikan pada anabul:

1. Kebotakan Berbentuk Lingkaran (Circular Alopecia)

Tanda paling umum adalah munculnya pitak atau kebotakan melingkar pada bulu kucing. Area ini sering kali terlihat kemerahan di bagian tepinya dan bersisik di bagian tengahnya. Kebotakan ini paling sering muncul di area kepala, telinga, wajah, dan kaki depan.

2. Kulit Kering, Bersisik, dan Berkerak

Kulit di area yang botak biasanya akan tampak sangat kering, mengelupas seperti ketombe tebal, atau bahkan berkerak abu-abu. Pada beberapa kasus yang parah, bisa muncul luka kecil akibat garukan kucing.

3. Bulu Kusam dan Mudah Patah

Jamur melemahkan batang bulu kucing dari akarnya. Akibatnya, bulu di sekitar area infeksi akan terlihat kusam, rusak, dan sangat mudah patah atau rontok saat disentuh.

Bagaimana Cara Mengatasi Ringworm pada Kucing?

Mengatasi ringworm membutuhkan kesabaran ekstra karena spora jamur ini cukup bandel. Berikut adalah langkah-langkah penanganan yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Karantina Anabul: Segera pisahkan kucing yang terinfeksi dari hewan peliharaan lain di rumah untuk mencegah penularan yang lebih luas.
  • Gunakan Sarung Tangan: Selalu gunakan sarung tangan saat menyentuh atau mengobati kucing yang sakit, dan cuci tangan dengan sabun antiseptik setelahnya.
  • Grooming Antijamur: Mandikan kucing secara rutin menggunakan sampo khusus antijamur yang mengandung ketokonazol atau sulfur. Mandi jamur ini membantu merontokkan spora jamur yang menempel di bulu. Jika Anda kesulitan memandikannya sendiri, Anda bisa memanfaatkan layanan grooming Central Cat’s yang menyediakan perawatan khusus untuk mengatasi masalah jamur pada anabul.
  • Disinfeksi Lingkungan: Cuci bersih semua perlengkapan kucing dengan cairan disinfektan. Vakum karpet dan lantai secara rutin untuk mengangkat spora jamur yang rontok bersama bulu.

Cara Mencegah Ringworm Datang Kembali

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Untuk menjaga agar kulit dan bulu anabul tetap sehat serta terbebas dari jamur, pastikan lingkungan rumah Anda selalu kering, bersih, dan mendapatkan sirkulasi udara serta sinar matahari yang cukup. Selain itu, berikan makanan bernutrisi tinggi untuk menjaga daya tahan tubuh kucing agar tidak mudah terserang infeksi jamur.

Perlu diingat bahwa infeksi ringworm yang parah sering kali membutuhkan kombinasi obat luar dan obat minum (oral) dari dalam. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan konsultasi dengan dokter hewan guna mendapatkan diagnosis yang pasti serta resep obat yang aman dan tepat sesuai dengan kondisi fisik serta usia anabul Anda.


Foto: Gustavo Fring / Pexels

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ringworm pada kucing bisa sembuh sendiri?
Meskipun sistem imun kucing yang kuat bisa membantu melawan jamur, ringworm umumnya sulit sembuh total tanpa pengobatan medis dan sangat berisiko menular ke hewan lain serta manusia.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan ringworm pada kucing?
Proses penyembuhan ringworm bervariasi, biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 6 minggu tergantung pada tingkat keparahan infeksi dan kedisiplinan dalam memberikan terapi.
Bagaimana cara mengetahui jika ringworm kucing sudah menular ke manusia?
Pada manusia, ringworm ditandai dengan munculnya ruam merah berbentuk melingkar (seperti cincin) yang terasa gatal, bersisik, dan melebar. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala ini.

← Kembali ke semua artikel