Central Cat's News
Kesehatan Kucing

Kenapa Telinga Kucing Menggelembung? Mengenal Hematoma Telinga

Kenapa Telinga Kucing Menggelembung? Mengenal Hematoma Telinga

Hematoma telinga pada kucing adalah kondisi ketika daun telinga anabul membengkak dan terasa lunak seperti bantal akibat penumpukan darah di bawah kulit. Kondisi ini umumnya terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di dalam daun telinga saat kucing menggelengkan kepala atau menggaruk telinganya secara brutal. Jika dibiarkan tanpa perawatan medis, pembengkakan ini bisa memicu infeksi lanjutan hingga perubahan bentuk telinga permanen (seperti kembang kol).

Kenapa Telinga Kucing Bisa Menggelembung?

Hematoma sebenarnya bukanlah penyakit utama, melainkan dampak dari masalah kesehatan lain yang membuat telinga kucing terasa sangat gatal atau nyeri. Menurut praktisi dokter hewan, gerakan mengibaskan kepala yang terlalu kuat menciptakan gaya sentrifugal yang merobek pembuluh darah tipis di antara tulang rawan dan kulit telinga.

Beberapa pemicu utama yang sering menyebabkan reaksi menggaruk berlebihan meliputi:

  • Infeksi dan Tungau Telinga (Ear Mites): Keberadaan parasit mikro di dalam saluran telinga menimbulkan gatal hebat yang membuat anabul terus menggaruk tanpa henti.
  • Alergi Kulit: Reaksi terhadap makanan atau lingkungan dapat memicu peradangan pada kulit telinga, sehingga pastikan kamu memahami pemicunya dengan mengenali Alergi pada Kucing: Gejala & Cara Mengatasinya.
  • Gigitan Kutu: Parasit luar yang bersarang di sekitar kepala sering memicu gatal intens. Pemilik perlu tahu langkah tepat Cara Menghilangkan Kutu Kucing Sampai Tuntas agar tidak menjalar ke masalah telinga.
  • Benda Terapung atau Kotoran: Penumpukan kotoran telinga yang mengeras menimbulkan rasa tidak nyaman dan dorongan untuk menggelengkan kepala.

Gejala Hematoma Telinga yang Perlu Diwaspadai

Gejala hematoma telinga biasanya muncul dengan cukup jelas. Pemilik kucing dapat memperhatikan beberapa tanda khas berikut:

  1. Daun Telinga Membesar dan Tebal: Salah satu atau kedua daun telinga tampak menggembung, berisi cairan, dan terasa hangat saat disentuh.
  2. Posisi Telinga Terkulai: Karena beban cairan darah di dalamnya, daun telinga yang biasanya tegak akan terkulai ke bawah.
  3. Sensitif terhadap Sentuhan: Kucing akan meringis, mengeong kesakitan, atau meronta ketika area kepala dan telinganya disentuh.
  4. Perilaku Gelisah: Anabul sering memiringkan kepala ke satu sisi dan terus mencoba menggaruk telinga yang sakit.

Cara Mengatasi dan Mencegah Hematoma Telinga

Penanganan hematoma telinga membutuhkan tindakan klinis. Dokter hewan umumnya akan mengeluarkan cairan darah yang menumpuk menggunakan jarum suntik atau melakukan prosedur bedah kecil untuk menjahit lapisan telinga agar darah tidak kembali mengumpul. Selain menangani benjolannya, pemicu utamanya—seperti infeksi atau parasit—juga harus diobati sampai tuntas.

Untuk langkah pencegahan, selalu jaga kebersihan telinga anabul secara rutin. Jika kamu kesulitan membersihkan telinga kucing yang sensitif atau galak di rumah, kamu bisa memanfaatkan layanan grooming Central Cat’s agar pembersihan telinga dan perawatan tubuh anabul dilakukan dengan aman oleh tim profesional.

Pernahkah anabul kesayanganmu mengalami telinga bengkak atau sering menggelengkan kepala tanpa sebab? Bagikan ceritamu lewat WhatsApp Central Cat’s atau sapa kami di Instagram @centralcat_official!

Jika kamu melihat adanya pembengkakan atau perubahan bentuk pada telinga kucingmu, segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.


Ilustrasi Central Cat’s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah hematoma telinga kucing bisa sembuh sendiri tanpa diobati?
Cairan darah bisa diserap bertahap oleh tubuh, namun prosesnya lama, menyakitkan, dan sering meninggalkan bekas luka berupa telinga mengkerut (cauliflower ear) secara permanen.
Apakah hematoma telinga pada kucing berbahaya?
Tidak langsung mengancam nyawa, tetapi sangat menyiksa bagi kucing dan menandakan adanya masalah mendasar seperti infeksi atau tungau yang butuh diobati.
Bagaimana dokter hewan mengobati hematoma telinga?
Dokter hewan biasanya mengeluarkan cairan dengan jarum suntik (aspirasi) atau melakukan operasi kecil untuk membuat saluran pembuangan cairan sementara dan menjahit area telinga.
Bagaimana cara mencegah hematoma telinga berulang?
Rutin membersihkan telinga kucing, memberikan obat pencegah parasit/kutu, dan segera mengobati infeksi telinga sebelum kucing menggaruknya terlalu keras.

← Kembali ke semua artikel